Dalam soal seks, wanita tak sekadar ingin menikmati, tapi juga ingin tahu
apa makna dan alasannya. Sayangnya, tak sedikit wanita yang masih malu bertanya
urusan ini. Nah, supaya tidak penasaran, Dr Ferryal Loetan, ASC&T, SpRM,
MKes-MMR (F), konsultan seksologi dan spesialis rehabilitasi medik dari RS
Cipto Mangunkusumo membagikan ilmunya berdasarkan pertanyaan-pertanyaan
yang sering malu diungkapkan oleh kaum wanita.
Mengapa timbul dorongan berkemih pada perempuan saat melakukan
hubungan seksual?
Sebenarnya tidak selalu timbul gejala ingin berkemih saat melakukan hubungan
seks. Keinginan berkemih ini bisa timbul jika kandung kemih sedang terisi
paling sedikit lebih dari setengahnya. Apalagi, saat aktivitas seksual terutama
mendekati saat-saat orgasme, otot-otot di sekitar panggul dan kandung kemih
mulai berkontraksi. Akibatnya, urin yang ada di dalam cenderung terdorong dan
tertekan keluar.
Hal hampir senada diutarakan oleh Dr Julianda Lee, ahli obstetrik dan
ginekolog di Pasific Specialit Practise, Singapura. Menurutnya, bagian paling
sensitif dari kandung kemih, yaitu
the trigone, sangat dekat dengan
dinding luar vagina sehingga rangsangan yang dialami selama penetrasi akan
menimbulkan sensasi ingin buang air kecil. Jadi, tidak perlu khawatir jika saat
melakukan aktivitas seksual Anda ingin berkemih. Namun, jika merasa
terganggu, lebih baik buang air kecil dulu sebelum melakukan hubungan seks.
Mengapa vagina terasa ngilu dan geli jika disentuh setelah mencapai
orgasme?
Bukan hanya wanita, pria pun seperti itu. Sesudah ejakulasi, pria pun akan
geli bila disentuh puting payudaranya. Orgasme membuat persyarafan di daerah
alat vital sedang dalam kondisi terangsang tinggi sehingga bila ada rangsangan
baru akan menyebabkan rasa ngilu atau geli.
Apakah vagina yang melebar setelah melahirkan dapat dirasakan oleh
suami?
Ya, memang betul kecenderungan ini bisa terjadi sehingga elastisitas dari
otot-otot di sekitar dasar panggul yang biasanya disebut otot dasar panggul
akan berkurang. Akibatnya, kelenturannya terasa mengecil. Namun, pada wanita
yang sehat dan rajin berolahraga, sebenarnya menurunnya elastisitas ini akan
kembali lagi ke keadaan semula dalam beberapa waktu kemudian. Ada senam khusus
yang disebut senam kegels yang membantu mempercepat kembalinya elastisitas
otot-otot dasar panggul pada wanita dan membuat otot-otot panggul menjadi
kencang. Tanyakan pada ginekolog cara yang tepat untuk melakukannya. Otot yang
kencang akan membuat kontraksi ketika orgasme lebih kuat, otomatis kenikmatan
melakukan hubungan intim akan terasa lebih lama.
Apakah normal jika seorang perempuan mencapai orgasme dengan
masturbasi?
Normal saja. Sama halnya pria yang bisa mendapatkan orgasmenya dengan
masturbasi. Hanya saja, pada wanita bisa dibedakan, ada orgasme yang terjadi
akibat rangsangan klitoris dan ada juga yang akibat rangsangan pada G-Spot.
Sementara itu, Dr Julianda Lee berpendapat, sebagian besar perempuan bisa
mencapai orgasme ketika klitorisnya mendapatkan rangsangan dan sangat mudah
dilakukan ketika bermasturbasi. Jadi, tidak masalah wanita melakukan itu
asalkan aman dan disetujui oleh suami. Namun, jika ingin mendapatkan orgasme
ketika sedang berhubungan seks, lebih baik mencoba posisi yang lebih memusatkan
rangsangan pada klitoris atau disebut
coital alignment technique
seperti posisi
doggy style.
Namun, sebenarnya, saat melakukan hubungan seksual wanita bisa
mendapatkan orgasme dari rangsangan ke klitoris dan juga ke
g-spot.
Orgasme karena rangsangan ke klitoris disebut orgasme klitoral, sedangkan
yang ke
g-spot disebut orgasme vaginal. Kalau bisa keduanya dilakukan
berbarengan akan lebih asyik lagi bagi wanita. Karena orgasmenya menjadi dobel
alias ganda (berlipat kali). Untuk ini banyak teknik yang bisa dilakukan yang
intinya bisa mengenai kedua tempat tersebut secara bersama. Caranya, ya dengan
melatih keterampilan bersama.
Jadi posisi bercinta dengan gaya doggy style
tidak berbahaya?
Sepanjang pasangan dalam kondisi sehat dan normal, tidak ada posisi bercinta
yang berbahaya. Yang penting kita dan pasangan bisa menikmati permainan
tersebut. Posisi
doggy style ini juga mempunyai kelebihan untuk wanita
yang letak rahimnya menekuk ke belakang (retrofleksi). Dengan posisi bercinta
ini akan lebih memudahkan untuk terjadinya kehamilan. Sebab, sperma lebih mudah
menemui sel telur.
Apakah normal orgasme seorang perempuan didapatkan dalam waktu
lama saat berhubungan intim dengan pasangan, tapi cepat saat masturbasi?
Bisa saja karena wanita memang pada dasarnya butuh waktu yang lebih lama
dibandingkan pria untuk bisa mencapai keadaan "panas." Perlu
dipahami, dengan masturbasi rangsangan biasanya langsung tertuju ke daerah alat
kelamin dan tempat-tempat tertentu sehingga memudahkan terjadinya orgasme.
Sering kali wanita ingin mencoba melakukan
variasi gaya dalam hubungan seksual, tetapi khawatir dengan pandangan
pasangannya?
Kenapa tidak berani mencoba? Ingat, salah satu
kunci kelanggengan rumah tangga adalah kehidupan seks yang sehat dan rutin.
Kalau dengan pasangan sendiri, seharusnya tidak ada hambatan lagi untuk
melakukan variasi apa pun. Tentu saja yang sehat dan aman bagi keduanya. Suami
juga senang lo kalau istrinya bisa melakukan gaya-gaya bercinta yang variatif
dan di luar kebiasaan. Namun, sekali lagi, inti berhubungan intim adalah
dua-duanya menikmati. Pada hemat saya, buat apa melakukan gaya yang aneh-aneh
jika salah satu di antara kita tidak bisa menikmatinya? Padahal, gaya bercinta
yang dilakukan tujuannya untuk kenikmatan bersama.